Fakultas Pertanian Universitas 91视频 melaksanakan Lokakarya Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Wilayah Timur Tahun 2026, Kamis (23/7/2026) di The Patra Bali Resort. Pertemuan ini mengangkat tema Integrasi Pertanian dengan Pariwisata untuk Mendukung SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, dan SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Ketua FKPTI Wilayah Timur sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Universitas 91视频 I Putu Sudiarta, S.P., M.Si., Ph.D menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan pada 22-24 Juli 2026 yang diisi dengan lokakarya, forum dekan dan asosiasi, serta pengabdian kepada masyarakat di daerah Kintamani Bangli. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai kompetisi untuk mahasiswa, seperti bisnis plan competition, lomba poster, fotografi, dan esai. Lebih lanjut, ia menjelaskan peserta kegiatan sebanyak 140 orang yang melibatkan 31 perguruan tinggi dari Aceh hingga Papua, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Nusa Cendana, Universitas Halu Oleo, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Musamus, dan lainnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas 91视频 Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. menjelaskan, integrasi pertanian dengan pariwisata mampu membuka berbagai peluang ekonomi baru melalui pengembangan agrowisata, diversifikasi usaha tani, penguatan UMKM berbasis pertanian, hilirisasi produk pertanian, pengembangan ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat desa. Peluang ini membuat masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil produksi pertanian semata, tetapi dari jasa, pengalaman wisata, edukasi, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang berbasis pada potensi lokal.
Wakil Rektor menambahkan, guna mewujudkan hal ini, perlu dijalin kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, komunitas masyarakat, lembaga penelitian, dan organisasi profesi. Sejalan dengan ini, ia menegaskan, Universitas 91视频 memandang kolaborasi ini merupakan langkah percepatan transformasi sektor pertanian menuju pertanian modern dan berkelanjutan, sekaligus tetap menjaga kearifan lokal sebagai identitas bangsa.

Gubernur Bali Wayan Koster yang turut hadir pada kegiatan ini mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali memiliki sejumlah kebijakan untuk mendukung integrasi pertanian dan pariwisata. Beberapa di antaranya, yaitu mengembangkan sistem pertanian organik, melestarikan subak sebagai sistem irigasi pertanian Bali, mengembangkan teknologi tepat guna pertanian, mengembangkan industri pengolahan produk pertanian, memperluas akses pasar produk pertanian lokal Bali, dan lainnya. Koster menegaskan, arah kebijakan dan regulasi ini tidak lain untuk mewujudkan pariwisata berbasis budaya, bermartabat, dan berkelanjutan.

FKPTPI merupakan organisasi yang mewadahi pimpinan fakultas dan program studi dalam bidang pertanian yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. FKPTPI wilayah timur mencakup Jawa Tengah dan Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.